2008年3月19日 星期三

Bandara Dabo
Bandara Dabo adalah bandar udara yang terletak di Pulau Singkep, Kabupaten Natuna, provinsi Kepulauan Riau.

2008年3月18日 星期二


Jian (dalam bahasa Mandarin) atau Kiam (dalam bahasa Khek/china) merupakan sejenis pedang yang bermata ganda. Banyak digunakan pada zaman dinasti sebagai alat perang atau untuk mempertahankan diri. Jian dapat digunakan untuk menebas dan menusuk. Terbuat dari bahan besi dan baja. Pada zaman dinasti banyak dibuat pedang yang bermutu tinggi dan digunakan oleh kaum bangsawan/kerajaan dan para pendekar.
Jian/Kiam

2008年3月17日 星期一


Irwandi Yusuf atau lengkapnya drh. Irwandi Yusuf M.Sc. (lahir di Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam, 2 Agustus 1960) adalah Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam sekarang ini. Bersama wakilnya, ia dilantik pada 8 Februari 2007 Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma'ruf di hadapan 67 anggota DPRD NAD.
Hadir dalam pelantikan itu adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil dan sejumlah anggota DPR-RI seperti Ferry Mursidan Baldan, Ahmad Farhan Hamid, serta Nasir Djamil. Undangan dari luar negeri di antaranya Duta Besar Inggris, Duta Besar Kanada, Duta Besar Finlandia, serta Wakil Duta Besar Amerika Serikat. Perwakilan sejumlah lembaga internasional, seperti Bank Dunia dan Uni Eropa juga hadir.
Setelah pelantilan, bersama wakil gubernur, Irwandi menghadiri pesta peusijuk atau tepungtawar yang dihadiri sekitar 5000 orang di Taman Ratu Safiatudin (Kota Banda Aceh). Tokoh-tokoh GAM dan Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA) dari berbagai daerah hadir dalam acara pelantikan. Tokoh GAM tua Malik Mahmud dan Usman Lampoh Awe juga hadir. Masa jabatan Irwandi sendiri direncanakan berakhir pada 2012.
Sebelumnya, ia memenangi Pilkada NAD 2006 dari calon independen (non-partai). Ia berpasangan dengan Muhammad Nazar, S. Ag.. Pilkada yang dilaksanakan pada 11 Desember 2006 mampu menghantarkannya sebagai pemimpin kepala daerah pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat daerah.

Irwandi YusufIrwandi Yusuf Biografi
Semenjak kecil, ia terpesona dengan ilmu pertanian. Setelah tamat sekolah diniyah, dia melanjutkan ke Sekolah Penyuluhan Pertanian di Saree dan kuliah di Faktultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Setelah meraih gelar kedokteran hewan (1987), dia menjadi dosen sejak tahun 1989 untuk jurusan yang sama hingga terpaksa ditinggalkannya karena tampil sebagai kandidat kuat gubernur pada pilkada 2006. Pada 1993, ia memperoleh beasiswa untuk melanjutkan S-2 pada College of Veterinary Medicine State University (Universitas Negeri Oregon), Amerika Serikat.
Dia juga merintis berdirinya lembaga swadaya Fauna dan Flora Internasional pada 1999-2001 dan pernah bekerja di Palang Merah Internasional (ICRC) pada tahun 2000. Selain sebagai senior Representative GAM (TNA) untuk Misi Pemantau Aceh (AMM). Ia masuk Gerakan Aceh Merdeka atau GAM dan dipercaya menduduki posisi Staf Khusus Komando Pusat Tentara GAM selama 1998-2001. Rekan sesama dosen sampai terheran-heran dengan langkah pindah haluan 180 derajat itu.
Seorang teman bertanya kepadanya, "Kamu orang pandai, kenapa masuk GAM?" Mendengar pertanyaan itu, ia balik bertanya, "Saya yang kamu bilang pandai saja masuk GAM, kmu tunggu apa lagi?" Akibat sikapnya itu, ia kemudian berurusan dengan aparat keamanan dan ditangkap pada awal 2003. Ia divonis 9 tahun dalam kasus Makar.
Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 melepaskan dirinya dari penjara Keudah, Banda Aceh. Ia melarikan diri ke Finlandia. Banyak orang mengira riwayat hidupnya sudah tamat. Ternyata, ia dipercaya petinggi GAM di Swedia sebagai Koordinator Juru Runding GAM. Saat rapat pertama di Aceh Monitoring Mission, dia tampil sebagai koordinator Juru Runding GAM di Aceh (2001-2002).
"Mungkin karena isi buku Singa Aceh yang begitu melekat di kepala, saya kemudian masuk GAM," kata Irwandi kepada wartawan Tempo pada Desember 2006. Ia yang tak mewakili partai manapun sudah membaca buku itu semenjak berumur tujuh tahun. Cerita tentang kepahlawanan tokoh-tokoh Aceh di masa kerajaan itu seperti menembus waktu dan merasuk dalam dirinya. Inspirasi dari para tokoh Aceh tersebut membuat pilihannya berjuang bersama GAM daripada menjadi dokter hewan.
Hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Jaringan Isu Publik (JIP) menunjukkan keunggulan suaranya atas pasangan-pasangan lain. Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar menempati urutan teratas perolehan suara sebesar 39,27%[1]. Pada 29 Desember 2006, KIP Aceh mengumumkan penghitungan resmi akhir pemilihan kepala daerah dan ia berhasil memenanginya.
Dengan 768.745 suara (38,2 persen), ia unggul atas saingan-saingannya dan berhak menjabat untuk periode 2007-2012. Suara yang sah masuk mencapai 2.012.370, sedang suara tidak sah mencapai 158.643. Rekapitulasi hasil penghitungan suara ditetapkan Komisi Independen Pemilihan atau KIP di Banda Aceh. Pasangan ini memenangi perolehan suara di 15 dari 21 kabupaten/kota di Nanggroe Aceh Darusslam. Namun, kalah di Kota Banda Aceh, Kabupatan Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Singkil, dan Aceh Tamiang.

2008年3月16日 星期日



Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifisasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pontianak (STAIN Pontianak) adalah salah satu Sekolah Tinggi Agama Islam yang terletak di Pontianak, Kalimantan Barat

Sejarah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pontianak bermula dengan dibentuknya Yayasan Sadar yang diketuai oleh Bapak A. Muin Sanusi, Walikotamadia pontianak pada saat itu. Selain yayasan, dibentuk pula Dewan Kurator yang pada mulanya diketuai oleh Brigjend Ryacudu, Pangdam XII Tanjungpura. Kemudian, karena mutasi beberapa anggota, pada tahun 1975 diadakan resuffle Dewan Kurator sehingga Brigjend. Kadarusno, Gubernur kalimantan Barat, terpilih sebagai ketua yang baru. Di dalam yayasan dan Dewan Kurator inilah ulama, aparatur Pemerintah Daerah dan masyarakat Kalbar bekerja sama merajut asa, mewujudkan cita-cita agar di daerah ini berdiri sebuah lembaga pendidikan tinggi agama Islam.
Di awal langkahnya, pada bulan Juli 1965, yayasan Sadar mendirikan Fakultas Tarbiyah di pontianak yang kemudian disusul dengan Fakultas Ushuluddin di Singkawang. Setelah berjalan selama 4 (empat) tahun, Fakultas ini bersama-sama dengan Fakultas Ushuluddin Singkawang, dinegerikan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama No. 26 Tahun 1969 tanggal 6 Agustus 1969 sebagai cabang dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta oleh KH. Moh. Dahlan selaku Menteri Agama RI pada saat itu. Sebelumnya sekitar awal 1969 berdasarkan dokumen kesepakatan antara yayasan Sadar Pembina Fakultas Tarbiyah pontianak dengan Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dikirimkan 3 (tiga) orang dosen dari IAIN Jakarta, yaitu Drs. Ahmad Lujito (Ahli lmu pendidikan), Drs. Mardiyo (Ahli bahasa Arab) dan Drs. Moh. Ardani (Ahli ilmu agama).
Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 93 Tahun 1973 tentang Pemindahan Fakultas Ushuluddin IAIN Syarif Hidayatullah di Singkawang ke Fakultas Tarbiyah di pontianak, maka Fakulutas Ushuludin di Singkawang akan dileburkan ke Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah di pontianak. Surat Keputusan itu ditanda tangani oleh H. A. Mukti Ali selaku Menteri Agama RI pada bulan Oktober 1973.
Setelah berjalan selama 8 (delapan) tahun, status awal sebagai Fakultas Muda Cabang IAIN Jakarta yang hanya dapat menghasilkan Sarjana Muda, kemudian berkembang menjadi Fakultas Madya pada tahun 1982. Ini berarti sejak tahun 1982 lembaga ini sudah memiliki kewenangan untuk menghasilkan sarjana penuh. Bersamaan dengan perkembangan kelembagaan, status fakultas cabang pun berubah menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Pontianak.
Pada tanggal 1 Desember 1975 Menteri Agama RI mengeluarkan sebuah SK tentang pembentukan Dewan Kurator Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cabang pontianak dengan Brigadir Jenderal Kadarusno (selaku Gubernur Kalbar pada saat itu) sebagai Ketua, Mochommad Barir, SH (selaku Walikota pontianak) sebagai Wakil Ketua dan Drs. H. Moh. Ardani (selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cab. pontianak) sebagai sekretaris. Kemudian ada 12 orang anggota yaitu M. Yusuf Syueb, Dr. H. Soegeng, Drs. Batara Batubara, Moh. Damiri, Chatib Sjarbaini, Ust. H. A. Rani Mahmud, Tan Abdullah, Drs. Tammar Abdul Salam, Drs. Abdul Rasyid, Usman Samad BA, Ir. Said Ja'far dan satu nama yang tidak terbaca lagi di SK tersebut. Dewan Kurator ini menurut SK tersebut berfungsi sebagai dewan penyantun keperluan/kebutuhan Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cabang Pontianak.
Lima belas tahun kemudian, melalui Keputusan Presiden No. 11 tanggal 21 Maret 1997, bertepatan dengan tanggal 12 Dzulqaidah 1417 H., Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta di pontianak, bersama-sama dengan 32 Fakultas Jauh IAIN lainnya di seluruh Indonesia, berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) pontianak. Dengan kata lain, STAIN Pontianak beserta STAIN-STAIN lain memperoleh kesempatan untuk mandiri, tidak lagi bergantung kepada IAIN induk.
Independensi yang menjadi konsekuensi dari alih status di atas disambut oleh STAIN Pontianak dengan berbagai kegiatan penataan diri. Penataan ini meliputi penataan organisasi, kurikulum, ketenagaan, dan lain-lain. Sudah barang tentu, penataan infra struktur semacam ini membutuhkan proses waktu. Oleh karena itu, sejak awal STAIN Pontianak sudah menggariskan prinsip dinamisme dan fleksibilitas dalam pengelolaan pendidikannya. Maksud dari penggarisan prinsip ini adalah agar program-program yang dikelola bersifat adaptif, progressive dan yang tak kalah pentingnya adalah market oriented. Oleh karena itu, setelah melalui diskusi intensif dan analisa feasibelitas program, pada tahun akademik 1997/1998 dikembangkan dua disiplin ilmu baru yaitu:

Dakwah dengan program studi:

  1. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
    Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
    Syari'ah dengan program studi: Ekonomi Islam. Profil Pejabat

    Unsur Pimpinan

    Ketua STAIN Pontianak :Drs. Moh. Haitami Salim, M.Ag.
    Pembantu Ketua Bidang Akademik :Drs. Fachrul Razi Salim, M.Pd
    Pembantu Ketua Bidang Administrasi Umum :Dra. Khairawati, M.Pd
    Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan :Drs. Hamka Siregar, M.Ag Unsur Pelaksana

    Jurusan Tarbiyah

    Ketua Jurusan Tarbiyah :Drs. Marsih Muhammad, M.Ag
    Sekretaris Jurusan Tarbiyah :Ana Rosilawati, S.Ag, M.Ag
    Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam :Dra. Yusdiana, M.Si
    Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab :Faizal Amin, S.Ag, M.Ag
    Ketua Program Diploma dan Akta :Ma'ruf, S.Ag, M.Ag
    Sekretaris Program Diploma dan Akta :Drs. Mansur Jurusan Syari'ah

    Ketua Jurusan Syari'ah :Dra. Hj. Wagiyem, M.Ag
    Sekretaris Jurusan Syari'ah :Ismail Ruslan, S.Ag, M.Si
    Ketua Program Studi Mu'amalah (Ekonomi Islam) :Ismail Ruslan, S.Ag, M.Si Jurusan Dakwah

    Ketua Jurusan Dakwah :Drs. Dulhadi, M.Pd
    Sekretaris Jurusan Dakwah :Bambang Slamet Riyadi, S.Ag, M.Ag
    Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam : Ahmad Jais, S.Ag, M.Ag
    Ketua Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam :Muh. Gitosaroso, S.Ag, M.Ag Bagian Administrasi

    Bagian Administrasi
    Sub Bagian Umum
    Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Keuangan
    Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsur Penunjang

    Pusat Pengembangan Sumber Belajar
    Plt. Sekretaris Pusat Pengembangan Sumber Belajar
    Unit Peningkatan Mutu Akademik
    Unit Bahasa
    Unit Perpustakaan Unsur Pelengkap

    Dharma Wanita
    Ikatan Orang Tua Mahasiswa
    Ikatan Alumni
    Pusat Studi Wanita
    STAIN Pontianak Press
    Balai Praktikum
    BAPOR
    EMIS (Education Management Information System) Unit Kegiatan Mahasiswa

    Majelis Perhimpunan Mahasiswa (MPM)
    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
    Resimen Mahasiswa (Menwa)
    Koperasi Mahasiswa (Kopma)
    Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala)
    Komunitas Santri (Komsan)
    Dewan Racana Putra
    Dewan Racana Putri
    Lembaga Dakwah Kampus Matimsya
    Ray Science
    UKM Olahraga (Bola Volley)
    UKM Olahraga (Sepak Bola)
    HMJ Tarbiyah
    HMJ Syari'ah
    HMJ Dakwah STAIN Pontianak Daftar Nama Para Pimpinan Dan Periode Jabatan

    Catur Dharma

    Pendidikan dan Pengajaran
    Penelitian dan Karya Ilmiah
    Pengabdian Masyarakat
    Etika STAIN Pontianak Hymne
    STAIN Pontianak memiliki lagu mars dan hymne yang terdiri dari unsur-unsur dengan inti pengertian sebagai berikut:

    Mars STAIN merupakan lagu bernada sedang (bariton), tinggi (sopran) dan rendah (bas)berkombinasi, bertempo agung, tenang dan optimis, berjiwa Pancasila, dan mencerminkan cita-cita STAIN.
    Hymne STAIN merupakan lagu bernada sedang (bariton), bertempo lembut, berwibawa dan mengandung makna pujian, berjiwa Pancasila dan mencerminkan cita-cita STAIN.

2008年3月15日 星期六

Tangier
Tangier (bahasa Berber dan Arab: طنچة Tanja) merupakan kota yang terletak di Maroko bagian utara. Penduduknya berjumlah 669.685 jiwa (2004).

2008年3月14日 星期五

Bandar Udara Internasional Nikos Kazantzakis
Bandara Internasional Heraklion adalah bandara internasional di Heraklion, Yunani dengan kode IATA HER dan kode ICAO LGIR.

2008年3月13日 星期四

Bendungan Aswan
Bendungan Aswan adalah bendungan yang terletak di kota Aswan, Mesir. Kota Aswan adalah kota di "katarak" sungai Nil di Mesir. Dua dam membendung sungai pada titik ini: Bendungan Tinggi Aswan (bahasa Arab السد العالي; alih aksara: as-Sad al-'Aly) yang lebih baru dan Bendungan Aswan yang lama atau Bendungan Rendah Aswan.
Tanpa dibendung, sungai Nil akan banjir setiap tahun semasa musim panas, karena air dari Afrika Timur mengalir masuk di sungai ini. Banjir-banjir ini membawa banyak zat nutrisi dan mineral yang membuat tanah di sekitar sungai Nil menjadi subur dan ideal menjadi tanah pertanian. Sementara penduduk di sekitar sungai ini berkembang, muncul kebutuhan untuk mengontrol air banjir demi melindungi tanah pertanian dan perkebunan katun. Dalam sebuah tahun dengan tingkat air yang tinggi, keseluruhan panen bisa saja habis diseret banjir, sementara dalam sebuah tahun dengan tingkat air rendah, ada kekeringan dan kelaparan. Tujuan proyek air ini adalah demi menanggulangi banjirnya sungai, menciptakan tenaga listrik dan menyediakan air irigasi untuk pertanian.