2008年1月31日 星期四

Jakenan, Pati
Jakenan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Daerah dengan mayoritas penduduk bekerja di bidang Pertanian. Merupakan daerah penghasil Kacang Kedelai dan Kacang Hijau.

2008年1月30日 星期三


1.739.000 (sensus 2000)
Sukubangsa Tionghoa di Indonesia adalah satu etnis penting dalam percaturan sejarah Indonesia jauh sebelum Republik Indonesia dideklarasikan dan terbentuk. Setelah negara Indonesia terbentuk, maka otomatis orang Tionghoa yang berkewarganegaraan Indonesia haruslah digolongkan menjadi salah satu suku dalam lingkup nasional Indonesia setingkat dan sederajat dengan suku-suku bangsa lainnya yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tionghoa di Indonesia merupakan keturunan dari leluhur mereka yang berimigrasi secara periodik dan bergelombang sejak ribuan tahun lalu. Catatan-catatan literatur Tiongkok menyatakan bahwa kerajaan-kerajaan kuna di Nusantara telah berhubungan erat dengan dinasti-dinasti yang berkuasa di Tiongkok. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang maupun manusia dari Tiongkok ke Nusantara dan sebaliknya.
Orang Tionghoa di Indonesia terbiasa menyebut diri mereka sebagai Tenglang (Hokkien), Tengnang (Tiochiu), atau Thongnyin (Hakka). Sedangkan dalam dialek Mandarin disebut Tangren (Hanzi: 唐人, bahasa Indonesia: Orang Tang). Ini sesuai dengan kenyataan bahwa orang Tionghoa Indonesia mayoritas berasal dari Tiongkok Selatan yang menyebut diri mereka sebagai orang Tang, sedangkan Tiongkok Utara menyebut diri mereka sebagai orang Han (Hanzi: 漢人, hanyu pinyin: hanren, bahasa Indonesia: Orang Han).

Suku Tionghoa-Indonesia Kronologi sejarah
Bangsa Tionghoa telah ribuan tahun mengunjungi kepulauan Nusantara. Salah satu catatan-catatan tertua ditulis oleh para agamawan Fa Hsien pada abad ke-4 dan terutama I Ching pada abad ke-7. I Ching ingin datang ke India untuk mempelajari agama Buddha dan singgah dulu di Nusantara untuk belajar bahasa Sansekerta dahulu. Di Jawa ia berguru pada seseorang bernama Jñânabhadra.
Kemudian dengan berkembangnya negara-negara kerajaan di tanah Jawa mulai abad ke-8, para imigran Tionghoapun mulai berdatangan. Pada prasasti-prasasti dari Jawa orang Tionghoa disebut-sebut sebagai warga asing yang menetap di samping nama-nama sukubangsa dari Nusantara, daratan Asia Tenggara dan anakbenua India. Dalam prasasti-prasasti ini orang-orang Tionghoa disebut sebagai Cina dan seringkali jika disebut dihubungkan dengan sebuah jabatan bernama Juru Cina atau kepala orang-orang Tionghoa.

Asal kata
Tionghoa adalah istilah yang dibuat sendiri oleh orang di Indonesia berasal dari kata zhonghua dalam bahasa mandarin. Zhonghua dalam dialek Hokkian dilafalkan sebagai Tionghoa.
Wacana Cung Hwa setidaknya sudah dimulai sejak tahun 1880, yaitu adanya keinginan dari orang-orang di Tiongkok untuk terbebas dari kekuasaan dinasty dan membentuk suatu negara yang lebih demokratis dan kuat. Wacana ini sampai terdengar oleh orang asal Tiongkok yang bermukim di Hindia Belanda yang ketika itu dinamakan Orang Cina, diduga panggilan ini berasal dari kosa kata "Ching" yaitu nama dari Dinasti Ching yang berkuasa. Orang asal Tiongkok ini yang anak-anaknya lahir di Hindia Belanda merasa perlu mempelajari kebudayaannya termasuk bahasanya, maka oleh sekelompok orang Tionghoa di Hindia Belanda pada 1900 mendirikan sekolah dibawah naungan suatu badan yang dinamakan "Tjung Hwa Hwei Kwan", yang kalau di lafal Indonesiakan menjadi Tiong Hoa Hwe Kwan (THHK). THHK dalam perjalanannya bukan saja memberikan pendidikan bahasa dan kebudayaan Tiongkok tapi juga menumbuhkan rasa persatuan orang-orang Tionghoa di Hindia Belanda, seiring dengan perubahan istilah Cina menjadi Tionghoa di Hindia Belanda.

2008年1月29日 星期二

Massimo Oddo
Massimo Oddo (lahir pada 14 Juni 1976 di Città Sant'Angelo, Pescara) adalah seorang pemain sepak bola asal Italia. Posisinya adalah bek kanan. Ia memperkuat AC Milan di Seri A Italia sejak Januari 2007. Ayahnya, Francesco Oddo, adalah pelatih serta mantan pemain sepak bola.
Ia mulai dipanggil masuk ke tim nasional sepak bola Italia pada tahun 2002. Hingga 15 November 2006 Oddo telah 25 kali memperkuat tim nasional dan mencetak 1 gol, termasuk bermain di Piala Eropa 2004 dan Piala Dunia 2006.

2008年1月28日 星期一

Rejang Lebong
Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.109,8 km² dan populasi 450.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Curup


Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu
Kecamatan: Bermani Ulu | Curup | Kota Padang | Padang Ulak Tanding | Selupu Rejang | Sindang Kelingi


Kabupaten: Bengkulu Selatan | Bengkulu Utara | Kaur | Kepahiang | Lebong | Muko-Muko | Rejang Lebong | Seluma Kota: Bengkulu
Lihat pula: Daftar kabupaten dan kota di Indonesia

2008年1月26日 星期六


Linggasari adalah desa di kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.


Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
Desa: Pasirangin • Nangewer • Neglasari • Linggasari • Sawit • Sirnamanah • Depok • Legoksari • Mekarsari • Gununghejo • Darangdan • Sadarkarya • Linggamukti • Cilingga • NagrakLinggasari, Darangdan, Purwakarta

2008年1月25日 星期五

Utrechtse Heuvelrug (gemeente)
Utrechtse Heuvelrug adalah nama sebuah gemeente di Provinsi Utrecht, Belanda. Wilayah gemeente ini pada tahun 2005 memiliki penduduk 48.600 jiwa. Utrechtse Heuvelrug dibentuk pada 1 Januari 2006 dari gemeente - gemeente Amerongen, Doorn, Driebergen-Rijsenburg, Leersum, dan Maarn.


Abcoude | Amersfoort | Baarn | Breukelen | Bunnik | Bunschoten | De Bilt | De Ronde Venen | Eemnes | Houten | IJsselstein | Leusden | Loenen | Lopik | Maarssen | Montfoort | Nieuwegein | Oudewater | Renswoude | Rhenen | Soest | Utrecht | Utrechtse Heuvelrug | Veenendaal | Vianen | Wijk bij Duurstede | Woerden | Woudenberg | Zeist
Utrechtse Heuvelrug (gemeente)

2008年1月24日 星期四

Teunom, Aceh Jaya
Teunom adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Nanggröe Aceh Darussalam, Indonesia.


Kabupaten Aceh Jaya, Nanggröe Aceh Darussalam
Kecamatan: Jaya | Krueng Sabee | Panga | Sampoiniet | Setia Bakti | Teunom
Teunom, Aceh Jaya