2008年1月31日星期四

Jakenan, Pati
Jakenan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Daerah dengan mayoritas penduduk bekerja di bidang Pertanian. Merupakan daerah penghasil Kacang Kedelai dan Kacang Hijau.

2008年1月30日星期三


1.739.000 (sensus 2000)
Sukubangsa Tionghoa di Indonesia adalah satu etnis penting dalam percaturan sejarah Indonesia jauh sebelum Republik Indonesia dideklarasikan dan terbentuk. Setelah negara Indonesia terbentuk, maka otomatis orang Tionghoa yang berkewarganegaraan Indonesia haruslah digolongkan menjadi salah satu suku dalam lingkup nasional Indonesia setingkat dan sederajat dengan suku-suku bangsa lainnya yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tionghoa di Indonesia merupakan keturunan dari leluhur mereka yang berimigrasi secara periodik dan bergelombang sejak ribuan tahun lalu. Catatan-catatan literatur Tiongkok menyatakan bahwa kerajaan-kerajaan kuna di Nusantara telah berhubungan erat dengan dinasti-dinasti yang berkuasa di Tiongkok. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang maupun manusia dari Tiongkok ke Nusantara dan sebaliknya.
Orang Tionghoa di Indonesia terbiasa menyebut diri mereka sebagai Tenglang (Hokkien), Tengnang (Tiochiu), atau Thongnyin (Hakka). Sedangkan dalam dialek Mandarin disebut Tangren (Hanzi: 唐人, bahasa Indonesia: Orang Tang). Ini sesuai dengan kenyataan bahwa orang Tionghoa Indonesia mayoritas berasal dari Tiongkok Selatan yang menyebut diri mereka sebagai orang Tang, sedangkan Tiongkok Utara menyebut diri mereka sebagai orang Han (Hanzi: 漢人, hanyu pinyin: hanren, bahasa Indonesia: Orang Han).

Suku Tionghoa-Indonesia Kronologi sejarah
Bangsa Tionghoa telah ribuan tahun mengunjungi kepulauan Nusantara. Salah satu catatan-catatan tertua ditulis oleh para agamawan Fa Hsien pada abad ke-4 dan terutama I Ching pada abad ke-7. I Ching ingin datang ke India untuk mempelajari agama Buddha dan singgah dulu di Nusantara untuk belajar bahasa Sansekerta dahulu. Di Jawa ia berguru pada seseorang bernama Jñânabhadra.
Kemudian dengan berkembangnya negara-negara kerajaan di tanah Jawa mulai abad ke-8, para imigran Tionghoapun mulai berdatangan. Pada prasasti-prasasti dari Jawa orang Tionghoa disebut-sebut sebagai warga asing yang menetap di samping nama-nama sukubangsa dari Nusantara, daratan Asia Tenggara dan anakbenua India. Dalam prasasti-prasasti ini orang-orang Tionghoa disebut sebagai Cina dan seringkali jika disebut dihubungkan dengan sebuah jabatan bernama Juru Cina atau kepala orang-orang Tionghoa.

Asal kata
Tionghoa adalah istilah yang dibuat sendiri oleh orang di Indonesia berasal dari kata zhonghua dalam bahasa mandarin. Zhonghua dalam dialek Hokkian dilafalkan sebagai Tionghoa.
Wacana Cung Hwa setidaknya sudah dimulai sejak tahun 1880, yaitu adanya keinginan dari orang-orang di Tiongkok untuk terbebas dari kekuasaan dinasty dan membentuk suatu negara yang lebih demokratis dan kuat. Wacana ini sampai terdengar oleh orang asal Tiongkok yang bermukim di Hindia Belanda yang ketika itu dinamakan Orang Cina, diduga panggilan ini berasal dari kosa kata "Ching" yaitu nama dari Dinasti Ching yang berkuasa. Orang asal Tiongkok ini yang anak-anaknya lahir di Hindia Belanda merasa perlu mempelajari kebudayaannya termasuk bahasanya, maka oleh sekelompok orang Tionghoa di Hindia Belanda pada 1900 mendirikan sekolah dibawah naungan suatu badan yang dinamakan "Tjung Hwa Hwei Kwan", yang kalau di lafal Indonesiakan menjadi Tiong Hoa Hwe Kwan (THHK). THHK dalam perjalanannya bukan saja memberikan pendidikan bahasa dan kebudayaan Tiongkok tapi juga menumbuhkan rasa persatuan orang-orang Tionghoa di Hindia Belanda, seiring dengan perubahan istilah Cina menjadi Tionghoa di Hindia Belanda.

2008年1月29日星期二

Massimo Oddo
Massimo Oddo (lahir pada 14 Juni 1976 di Città Sant'Angelo, Pescara) adalah seorang pemain sepak bola asal Italia. Posisinya adalah bek kanan. Ia memperkuat AC Milan di Seri A Italia sejak Januari 2007. Ayahnya, Francesco Oddo, adalah pelatih serta mantan pemain sepak bola.
Ia mulai dipanggil masuk ke tim nasional sepak bola Italia pada tahun 2002. Hingga 15 November 2006 Oddo telah 25 kali memperkuat tim nasional dan mencetak 1 gol, termasuk bermain di Piala Eropa 2004 dan Piala Dunia 2006.

2008年1月28日星期一

Rejang Lebong
Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.109,8 km² dan populasi 450.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Curup


Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu
Kecamatan: Bermani Ulu | Curup | Kota Padang | Padang Ulak Tanding | Selupu Rejang | Sindang Kelingi


Kabupaten: Bengkulu Selatan | Bengkulu Utara | Kaur | Kepahiang | Lebong | Muko-Muko | Rejang Lebong | Seluma Kota: Bengkulu
Lihat pula: Daftar kabupaten dan kota di Indonesia

2008年1月26日星期六


Linggasari adalah desa di kecamatan Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.


Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
Desa: Pasirangin • Nangewer • Neglasari • Linggasari • Sawit • Sirnamanah • Depok • Legoksari • Mekarsari • Gununghejo • Darangdan • Sadarkarya • Linggamukti • Cilingga • NagrakLinggasari, Darangdan, Purwakarta

2008年1月25日星期五

Utrechtse Heuvelrug (gemeente)
Utrechtse Heuvelrug adalah nama sebuah gemeente di Provinsi Utrecht, Belanda. Wilayah gemeente ini pada tahun 2005 memiliki penduduk 48.600 jiwa. Utrechtse Heuvelrug dibentuk pada 1 Januari 2006 dari gemeente - gemeente Amerongen, Doorn, Driebergen-Rijsenburg, Leersum, dan Maarn.


Abcoude | Amersfoort | Baarn | Breukelen | Bunnik | Bunschoten | De Bilt | De Ronde Venen | Eemnes | Houten | IJsselstein | Leusden | Loenen | Lopik | Maarssen | Montfoort | Nieuwegein | Oudewater | Renswoude | Rhenen | Soest | Utrecht | Utrechtse Heuvelrug | Veenendaal | Vianen | Wijk bij Duurstede | Woerden | Woudenberg | Zeist
Utrechtse Heuvelrug (gemeente)

2008年1月24日星期四

Teunom, Aceh Jaya
Teunom adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Nanggröe Aceh Darussalam, Indonesia.


Kabupaten Aceh Jaya, Nanggröe Aceh Darussalam
Kecamatan: Jaya | Krueng Sabee | Panga | Sampoiniet | Setia Bakti | Teunom
Teunom, Aceh Jaya

2008年1月23日星期三

Perdana Menteri Islandia
Perdana Menteri Islandia (bahasa Islandia: Forsætisráðherra Íslands) adalah kepala pemerintahan Islandia. Seorang perdana menteri ditunjuk oleh Presiden dan berkuasa penuh atas kabinet. Perdana menteri saat ini adalah Halldór Ásgrímsson yang menggantikan Davíð Oddsson pada 2004.

2008年1月22日星期二


Artikel ini mungkin lebih cocok dipindahkan ke WiktionaryAbnormal Abnormal secara harafiah dapat diterjemahkan menjadi tidak normal. Beberapa awalan dalam Bahasa Indonesia mempunyai makna menegatifkan kata dasarnya. Contohnya antara lain non pada kata nonpribumi, in pada kata invalid, dan dis pada kata disintegrasi. Namun untuk ab ada kalanya merujuk pada satuan non MKS jika diterapkan pada bidang sains terutama Fisika. Contohnya adalah abhenry dimana satuan MKS nya adalah Henry yang merupakan satuan induktivitas.

2008年1月21日星期一

Ngetos, Nganjuk
Ngetos adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.


Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Kecamatan: Bagor | Baron | Berbek | Gondang | Jatikalen | Kertosono | Lengkong | Loceret | Nganjuk | Ngetos | Ngluyu | Ngronggot | Pace | Patianrowo | Prambon | Rejoso | Sawahan | Sukomoro | Tanjunganom | Wilangan

2008年1月20日星期日



Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. Kepada pemberi tag: jangan lupa untuk mendaftarkan judul artikel ini di daftar artikel yang bertag "kembangkan".
Sungil adalah gigi depan tersusun keluar pinggir bibir, tongos (bahasa Jawa), gigi mancung (bahasa gaul).
Sungil

2008年1月19日星期六


Sekampung Udik adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Indonesia.


Kabupaten Lampung Timur, Lampung
Kecamatan: Bandar Sribawono | Batanghari | Batanghari Nuban | Braja Slebah | Bumi Agung | Gunung Pelindung | Jabung | Labuhan Maringgai | Labuhan Ratu | Margatiga | Mataram Baru | Melinting | Metro Kibang | Pasir Sakti | Pekalongan | Purbolinggo | Raman Utara | Sekampung | Sekampung Udik | Sukadana | Waway Karya | Way Bungur | Way Jepara
Sekampung Udik, Lampung TimurSekampung Udik, Lampung Timur

2008年1月18日星期五


Pekat adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.


Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat
Kecamatan: Dompu | Hu'u | Kilo | Manggelewa | Pajo | Pekat | Woja
Pekat, Dompu

2008年1月17日星期四

Grand Prix F1 San Marino 2006
Grand Prix F1 San Marino 2006 merupakan balapan Formula 1 pada 23 April 2006 di Autodromo Enzo e Dino Ferrari.

Grand Prix F1 San Marino 2006 Lomba

2008年1月16日星期三


"PKI" beralih ke sini. Untuk istilah kriptografi lihat Public Key Infrastructure.
Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi pemberontakan G30S pada tahun 1965. Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas, dan masih dipertanyakan seberapa jauh kebenaran tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. Sumber luar memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat, melainkan didalangi oleh Soeharto (dan CIA). Hal ini masih diperdebatkan oleh golongan liberal, mantan anggota PKI dan beberapa orang yang lolos dari pembantaian anti PKI.

Latar belakang sejarah
Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda, Henk Sneevliet pada 1914, dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda). Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda, yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis), yang aktif di Hindia Belanda.[1]
Pada Oktober 1915 ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda, "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Editornya adalah Adolf Baars.
Pada saat pembentukannya, ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota, dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. Namun demikian, partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda, dan yang menjauhkan diri dari ISDV. Pada 1917, kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri, yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia.
Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Indonesia, "Soeara Merdika".
Di bawah kepemimpinan Sneevliet, ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti di Indonesia. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentara-tentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda. Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3.000 orang. Pada akhir 1917, para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya, sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu, dan membentuk dewan soviet. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. Para pemimpin ISDV dikirim kembali ke Belanda, termasuk Sneevliet. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 tahun.
ISDV terus melakukan kegiatannya, meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain, Soeara Ra'jat. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa, ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam, keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia. Pada 1919, ISDV hanya mempunyai 25 orang Belanda di antara anggotanya, dari jumlah keseluruhan kurang dari 400 orang anggota.

Pembentukan Partai Komunis
Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920), nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Semaun diangkat sebagai ketua partai.
PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920.
Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah, kali ini menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pemberontakan 1926
Pada November 1926 PKI memimpin pemberontakan melawan pemerintahan kolonial di Jawa Barat dan Sumatra Barat. PKI mengumumkan terbentuknya sebuah republik. Pemberontakan ini dihancurkan dengan brutal oleh penguasa kolonial. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13.000 orang ditahan. Sejumlah 1.308 orang, umumnya kader-kader partai, dikirim ke boven Digul, sebuah kamp tahanan di Papua.[2] Beberapa orang meninggal di dalam tahanan. Banyak aktivis politik non-komunis yang juga menjadi sasaran pemerintahan kolonial, dengan alasan menindas pemberontakan kaum komunis. Pada 1927 PKI dinyatakan terlarang oleh pemerintahan Belanda. Karena itu, PKI kemudian bergerak di bawah tanah.
Pada masa awal pelarangan ini, PKI berusaha untuk tidak menonjolkan diri, terutama karena banyak dari pemimpinnya yang dipenjarakan. Pada 1935 pemimpin PKI Musso kembali dari pembuangan di Moskwa, Uni Soviet, untuk menata kembali PKI dalam gerakannya di bawh tanah. Namun Musso hanya tinggal sebentar di Indonesia. Kini PKI bergerak dalam berbagai front, seperti misalnya Gerindo dan serikat-serikat buruh. Di Belanda, PKI mulai bergerak di antara mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kalangan organisasi nasionalis, Perhimpoenan Indonesia , yang tak lama kemudian berada di dalam kontrol PKI.[3]

Setelah kemerdekaan: bangkit kembali
Setelah pemerintahan Jepang menyerah kalah kepada Tentara Sekutu pada 1945, PKI muncul kembali di panggung politik Indonesia dan ikut serta secara aktif dalam perjuangan untuk merebut kemerdekaan nasional. Banyak satuan-satuan bersenjata yang berada di bawah kontrol ataupun pengaruh PKI. Meskipun milisi-milisi PKI memainkan peranan penting dalam perlawanan terhadap Belanda, Soekarno khawatir bahwa semakin kuatnya pengaruh PKI akhirnya akan mengancam posisinya. Lain daripada itu, perkembangan PKI dirasakan sangat mengancam kelompok-kelompok kanan dalam dunia politik Indonesia, maupun Amerika Serikat.

Partai Komunis Indonesia Bangkit kembali
Pada 1950, PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya, dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. Pada 1950-an, PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D.N. Aidit, dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno. Adit dan kelompok di sekitarnya, termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman, Lukman, Njoto dan Sakirman, menguasai pimpinan partai pada 1951. Pada saat itu, tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Di bawah Aidit, PKI berkembang dengan sangat cepat, dari sekitar 3.000-5.000 anggota pada 1950, menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1,5 juta pada 1959. [4]
Pada Agustus 1951, PKI memimpin serangkaian pemogokan militan, yang diikuti oleh tindakan-tindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. Akibatnya, para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu.

Genosida
Dengan alasan 'keterlibatan PKI dalam G30S', partai ini dilarang oleh Pangkopkamtib Soeharto pada tanggal 12 Maret 1966, setelah mendapat Surat Perintah Sebelas Maret dari Presiden Soekarno.
Setelah itu bermula sebuah sejarah hitam bangsa Indonesia di mana ribuan orang tak bersalah -- terutama di pulau Jawa dan Bali -- dibantai secara sia-sia karena dituduh komunis.
Menurut beberapa sumber antara 500.000 jiwa sampai 2 juta jiwa tewas dibunuh. Ribuan lainnya mendekam di penjara atau dibuang ke pulau Buru.
Sebuah upaya rekonsiliasi dan rehabilitasi yang diprakarsai oleh (mantan) presiden Gus Dur, ketika ia masih menjabat sebagai presiden diprotes beberapa partai, terutama yang berlatar belakang agama di Indonesia. Usul rekonsiliasi oleh Gus Dur telah membuka kesempatan bagi orang-orang yang masih percaya pada ideologi berhaluan kiri untuk kembali aktif dalam politik Indonesia.

2008年1月15日星期二

Mesopotamia
Mesopotamia terletak di antara dua sungai besar, Eufrat dan Tigris. Daerah yang kini menjadi Republik Irak itu di zaman dahulu disebut Mesopotamia, yang dalam bahasa Yunani berarti "(daerah) di antara sungai-sungai". Entah sejak kapan nama itu dipakai untuk menyebut daerah itu. Namun, para penulis Yunani dan Latin kuno, seperti Polybius (abad 2 SM) dan Strabo (60 SM-20 M), sudah menggunakannya.
Menurut keyakinan Kristen dan Yahudi seperti dalam Perjanjian Lama , ada usaha menghubungkan keluarga Abraham (yang lalu disebut "Bapa Orang Beriman" dan diakui oleh tiga agama monoteistik dunia, Islam , Kristen , dan Yahudi ) dengan Mesopotamia. Dalam kitab Kejadian 11,31 dikatakan, pada suatu masa keluarga Abraham berpindah dari Ur- Kasdim ke Haran sebelum akhirnya berpindah ke Kanaan (Daerah Israel dan Palestina sekarang).
Tidak mudah untuk menentukan lokasi Ur-Kasdim secara tepat. Biasanya yang ditunjuk sebagai lokasi daerah ini adalah Tell el-Muqayyar, situs bekas reruntuhan Kota Ur kuno dari periode Sumeria. Tapi, banyak ahli masih meragukan usulan ini. Sedangkan Haran terletak di bagian utara Mesopotamia, di tepi Sungai Eufrat.
Beberapa catatan lain bisa dikemukakan untuk menunjukkan hubungan antara Abraham dengan Mesopotamia. Dalam kitab Ulangan 26,3; Nabi Musa mengajak umat untuk berdoa kepada Tuhan saat mempersembahkan panen pertama dengan mengawalinya, Bapaku adalah seorang Aram, seorang pengembara.
Di tempat lain dikatakan, Ishak , anak Abraham, diperintah Abraham untuk mencari istri dari daerah Aram-Mesopotamia (aram-naharayim) (Kejadian 24,2.10). Demikian juga dengan Yakub, cucu Abraham, dia disuruh pergi ke Padan-Aram untuk mendapatkan istri di sana (Kejadian 28,2). Dalam terjemahan Yunani Septuaginta, kedua nama terakhir ini disebut Mesopotamia.
Begitulah, melalui beberapa teks itu kelihatan, Abraham, Bapa Orang Beriman, tampaknya mempunyai hubungan dengan Mesopotamia.
SELAIN petunjuk yang secara eksplisit ada dalam Alkitab, masih bisa ditemukan informasi lain yang menunjukkan pengaruh Mesopotamia yang cukup kuat. Kini sudah lazim diterima bahwa kisah Penciptaan dan kisah Air Bah yang terkenal itu, yang dikisahkan pada bagian awal kitab Kejadian, sebenarnya kuat dipengaruhi sastra Mesopotamia. Biasanya ada tiga karya sastra Mesopotamia yang ditunjuk, yaitu Enuma Elish (dari abad 17 SM), Epic Gilgamesh (abad 20 SM), dan Athrahasis (abad 18-17 SM). Teks-teks itu cukup terkenal dan tersebar luas karena ditemukan dalam berbagai versi dan bahasa, seperti versi Akkadia, Sumeria, Hittit, dan Asyur.
Kemiripan antara sastra Mesopotamia dengan teks-teks Alkitab begitu mencolok sehingga orang mau tidak mau menyimpulkan, ada ketergantungan di antara mereka. Karena teks-teks Mesopotamia berasal dari periode yang jauh lebih tua dari teks-teks Alkitab, maka tidak mengherankan jika bisa disimpulkan, teks Alkitab bergantung pada sastra Mesopotamia itu. Para penulis Israel tampaknya mengambil dan memanfaatkan teks-teks Mesopotamia itu untuk mengungkap keyakinan mereka, sekaligus menyesuaikannya dengan keyakinan itu, terutama di bidang monoteisme: segala yang berbau politeisme dibuang jauh-jauh!
Namun, bila kitab Kejadian disusun oleh para penulis Israel pada awal masa kerajaan, kira-kira abad 10 SM, sementara sampai saat itu tidak ada kontak langsung antara Israel dengan Mesopotamia, lalu dari mana datangnya pengaruh Mesopotamia itu?
Salah satu kemungkinan adalah bahwa kisah-kisah Mesopotamia dibawa ke Palestina-lalu menyebar-saat terjadi perpindahan penduduk besar-besaran dari Mesopotamia yang disebabkan situasi yang agak kacau sekitar abad 19 SM. Kiranya ini juga yang menjadi konteks berpindahnya keluarga Abraham dari Ur ke Haran, lalu ke Kanaan.
Berbagai kebiasaan dan peraturan yang dilakukan para Bapa Bangsa yang tercermin dalam kitab Kejadian ternyata juga menemukan banyak kesamaan dengan kebiasaan dan peraturan yang hidup di daerah Mesopotamia. Sebagai contoh, kekhawatiran Abraham karena dia tidak mendapat keturunan, karena itu harus mewariskan segala miliknya kepada abdinya yang setia, Eliezer (Kejadian 15,1-4), ternyata sejajar dengan praktik yang dilakukan masyarakat Nuzi yang mendiami sebelah timur Sungai Tigris. Hal ini bisa diketahui melalui analisis teks-teks hukum yang berlaku di Nuzi, yang berasal dari abad 15 SM.
Kisah tentang Abraham yang datang ke negeri asing lalu mengaku istrinya sebagai saudarinya (Kejadian 12,10-20) sering membingungkan orang. Tetapi, kini, dengan ditemukannya teks-teks yang berasal dari bangsa Hori di sebelah utara Mesopotamia, berdekatan dengan Haran, hal itu bisa dipahami dengan lebih baik.
Dalam masyarakat Hori, ikatan perkawinan yang paling kuat adalah jika seorang istri sekaligus mendapat status saudari secara hukum. Karena itu, sering terjadi, sesudah perkawinan diadakan upacara lain untuk mengadopsi sang istri menjadi saudari. Hal ini disahkan dengan dua dokumen. Pertama, dokumen tentang perkawinan. Kedua, berkait dengan pengangkatannya sebagai saudari.
Salah satu warisan peradaban Mesopotamia Kuno yang amat bernilai bagi umat manusia adalah kumpulan hukum yang biasa disebut Codex Hammurabi. Kumpulan hukum yang berbentuk balok batu hitam itu ditemukan di Susa tahun 1901 dalam suatu ekspedisi yang dilakukan arkeolog Perancis di bawah pimpinan M de Morgan. Pada bagian atas balok, yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi dari Babilonia Kuno (1728-1686 SM) sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan.
Perbandingan dengan kumpulan hukum yang ada dalam kitab Keluaran 21-23 menunjukkan adanya kesejajaran yang dekat. Adanya ketergantungan antara kedua kumpulan hukum itu tidak bisa ditentukan dengan pasti, tetapi pengaruh tidak langsung rasanya merupakan sesuatu yang amat masuk akal.
Codex Hammurabi , yang terdiri dari 282 pasal ditambah Prolog dan Epilog, tidak saja berpengaruh pada kumpulan hukum yang ada dalam Alkitab , tetapi juga pada sistem hukum pada periode selanjutnya. Yang menarik dan mungkin membuat kita (seharusnya) tertunduk malu adalah, kumpulan hukum itu juga mengingatkan kita bahwa sejak abad 18 SM, di Mesopotamia sudah ada seorang pemimpin besar yang sungguh-sungguh mempunyai kesadaran bahwa manusia harus diperlakukan secara adil sebagai manusia.
Kini, pada milenium ketiga, tanah yang sudah memberi banyak sumbangan bagi umat manusia ternyata masih mengalami penganiayaan, entah sampai kapan. Mungkin Hammurabi sendiri akan menangis melihat kenyataan yang bertentangan dengan apa yang pernah ditulisnya dalam Epilog codex-nya yang menggambarkan tujuannya menuliskan hukum:
"Di dadaku kubawa rakyat Sumeria dan Akkadia; mereka berkembang di bawah perlindunganku; aku selalu memerintah mereka dalam kedamaian; aku menaungi mereka dengan kebijaksanaanku.Agar yang kuat tidak menindas yang lemah; agar para yatim piatu dan para janda mendapatkan keadilan; di Babilonia, kota di mana Anum dan Elil menengadahkan kepalanya; di Esagila, kuil yang dasarnya kokoh kuat seperti langit dan bumi; aku menulis kata-kataku yang berharga ini pada monumenku; dan di hadapan patungku, sebagai raja keadilan, aku menetapkannya untuk mengatur hukum di negeri ini; untuk menentukan peraturan bagi negeri ini; untuk memberi keadilan bagi yang tertindas."

2008年1月14日星期一

Bushehr
Bushehr atau Bushire (بوشهر), populasi 132.824 (sensus 1991), adalah sebuah kota di pesisir selatan-barat Iran, menghadap Teluk Persia dan juga pelabuhan utama negara itu. Kota ini merupakan ibukota Provinsi Bushehr. Bushehr terletak 400 km selatan Teheran. Cuaca di sana panas dan lembap.
Bushehr ditemukan tahun 1736 oleh Nadir Shah, dan digunakan sebagai pangkalan Angkatan Laut Inggris pada abad 18. Kota ini menjadi pelabuhan komersial utama di abad ke-19. Bushehr dijajah oleh tentara Inggris tahun 1856 dan juga 1915.
Industri kota ini berupa penangkapan ikan dan sebuah thermoelectric power plant. Kawasan pedalaman (juga dinamakan Bushehr) menghasilkan arak Shiraz, metalwork, tekstil, semen dan pupuk. Pangkalan Angkatan Laut Iran juga terletak di kota ini.
Bushehr dekat (12 km) dengan lokasi reaktor nuklir yang dibangun dengan bantuan Rusia. Pada 16 Februari 2005, terjadi ledakan besar di wilayah Deilam, 100 km dari pusat reaktor nuklir di Propinsi Bushehr. Penyebab ledakan itu belum diketahui secara pasti [1].

2008年1月13日星期日


Garuda dapat mengacu kepada beberapa hal:
Garuda (disambiguasi) Garuda - bentuk Melayu dari phoenix digunakan sebagai lambang negara Indonesia dan Thailand.
Garuda Indonesia - maskapai penerbangan nasional Indonesia.
Pramuka Garuda - sebuah tingkat dalam Pramuka.
Pasukan Garuda - pasukan tentara Indonesia yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di negara lain.
Sepeda Motor Garuda - merek sepeda motor.

2008年1月12日星期六

Batara Indra
Anda juga mungkin sedang bermaksud mencari tentang Panca indria.
Dalam ajaran agama Hindu, Dewa Indra (Sansekerta: इन्द्र atau इंद्र, Indra) adalah manifestasi Brahman yang bergelar sebagai Dewa cuaca dan raja kahyangan.
Oleh orang-orang bijaksana, Dewa Indra diberi gelar Dewa petir, Dewa hujan, Dewa perang, raja surga, pemimpin para Dewa, dan banyak lagi sebutan untuk Dewa Indra sesuai dengan karakter yang dimilikinya.
Dewa Indra tinggal di Swargaloka (kahyangan Tinjomoyo/ Kaindran) yang terletak di puncak Gunung mahameru. Disana, Beliau memimpin para Dewa. Beliau adalah Dewa yang memimpin delapan Wasu.
Dewa Indra juga terkenal dalam kitab-kitab Purana dan Itihasa. Dalam kitab-kitab tersebut posisinya lebih menonjol sebagai raja kahyangan dan pemimpin para Dewa. Dewa Indra juga disebut Dewa perang, karena Beliau dikenal sebagai Dewa yang menaklukkan tiga benteng musuh (Tri Puramtaka). Beliau memiliki senjata yang disebut Bajra. Kendaraan Beliau adalah seekor gajah yang bernama Airawata. Istri Beliau Dewi Sachi.
Dewa Indra muncul dalam kitab Mahabarata. Beliau menjemput Yudistira bersama seekor anjing, yang mencapai puncak gunung Mahameru untuk mencari Swargaloka.
Kadangkala Dewa Indra disamakan dengan Zeus dalam Mitologi Yunani. Dalam agama Buddha, beliau disamakan dengan Sakra.

2008年1月11日星期五

St. Helena
Saint Helena adalah sebuah pulau milik Britania Raya di Samudra Atlantik Selatan, 2.800 km sebelah barat pesisir Angola. Dia merupakan suatu unit administratif bersama dengan Pulau Ascension, Pulau Gough, Pulau Tengah, Pulau Nightingale, Pulau Speery dan Tristan da Cunha.
Pulau Saint Helena termasyhur karena Napoleon Bonaparte pernah dibuang di sini. Ia berada di pulau ini antara tahun 1816 dan meninggalnya pada tahun 1821.

2008年1月10日星期四

Chaturanga
Chaturanga atau catur India adalah permainan papan yang mirip dengan catur barat dan makruk. Chaturanga telah dimainkan sejak abad keenam atau mungkin lebih awal. Chaturanga adalah versi catur yang paling tua, dan merupakan nenek moyang dari segala jenis versi catur yang sekarang ada.

2008年1月9日星期三

Nasir (seniman lenong)
Nasir (meninggal di Jakarta, 12 April 2006) adalah seorang seniman lenong dan topeng Betawi.
Nasir menggeluti dunia lenong dan topeng Betawi sejak berusia 14 tahun mewarisi profesi orang tuanya. Pada tahun 1970-an, Televisi Republik Indonesia menayangkan program lenong Betawi dengan pemeran Nasir dan beberapa tokoh lenong lainnya, yaitu Bokir, Siti, serta Anen. Nasir turut mendirikan kelompok Lenong dan Tari Topeng "Setia Warga" pimpinan Bokir, dan lalu mendirikan kelompok kesenian sejenis yang diberinya nama "Sinar Jaya".
Nasir dianggap konsisten menghidupkan budaya asli Betawi melalui kesenian lenong yang digelutinya. Mandra, aktor dan tokoh kesenian Betawi generasi setelah Nasir, menganggap Nasir sebagai senior di panggung lenong dan merupakan bapak tokoh-tokoh lenong dan topeng Betawi.
Nasir meninggal dunia pada 12 April 2006 setelah sempat menderita penyakit asma.

2008年1月8日星期二

Sophie Scholl – Die letzten Tage
Sophie Scholl - The Final Days (judul Jerman: Sophie Scholl - Die letzten Tage) adalah sebuah film Jerman tahun 2005 yang disutradarai Marc Rothemund. Film ini menceritakan tokoh anti-Nazi Sophie Scholl berdasarkan transkrip interogasi yang telah dideklasifikasi.

Pemeran

2008年1月7日星期一


Northeim adalah sebuah kabupaten (Landkreis) di Niedersachsen,Jerman.
Northeim (distrik)

Landkreis: Ammerland | Aurich | Bentheim | Celle | Cloppenburg | Cuxhaven | Diepholz | Emsland | Friesland | Gifhorn | Goslar | Göttingen | Hameln-Pyrmont | Hannover | Harburg | Helmstedt | Hildesheim | Holzminden | Leer | Lüchow-Dannenberg | Lüneburg | Nienburg | Northeim | Oldenburg | Osnabrück | Osterholz | Osterode | Peine | Rotenburg | Schaumburg | Soltau-Fallingbostel | Stade | Uelzen | Vechta | Verden | Wesermarsch | Wittmund | Wolfenbüttel Kreisfreie Städte: Braunschweig | Delmenhorst | Emden | Oldenburg | Osnabrück | Salzgitter | Wilhelmshaven | Wolfsburg

2008年1月3日星期四


Konsol permainan adalah sebuah mesin elektronik yang dirancang khusus untuk memainkan permainan video. Perangkat keluarannya biasa berupa monitor komputer atau televisi. Alat masukan utamanya berupa sebuah pengendali. Konsol permainan yang pertama kali di buat adalah Atari, kemudian dilanjutkan dengan Nintendo yang sukses pada tahun 1985-1989. Konsol permainan modern sekarang ini antara lain adalah Playstation buatan perusahaan Sony. Untuk Console yang berbentuk kecil dan dapat dibawah kemana-mana biasa disebut Portable Console.

Daftar merk konsol permainan

0-9

3DO A

Adventurevision
Amiga
Amstrad CPC
APF-*1000/IM
Apple II
Arcade Games
Arcadia 2001
Astrocade
Atari 2600
Atari 5200
Atari 7800
Atari 8-bit
Atari ST B

BBS Door C

CD-I
Channel F
Colecovision
Commodore 64
Commodore PET
CPS Changer
CreatiVision Konsol permainan video D

Dreamcast
DS (Nintendo Dual Screen)
DVD Player E

e-Reader
EACA Colour Genie 2000 F

Famicom Disc System
FM Towns G

Game Boy
Game Boy Advance
Game Boy Color
Game.com
GameCube
GameGear
Genesis
Gizmondo
GP32 I

Intellivision
Interton VC4000 J

Jaguar
Jaguar CD L

LaserActive
Lynx M

Macintosh
Mattel Aquarius
Microvision
Mobile
MSX Konsol permainan video N

N-Gage
NEC PC98
Neo-Geo CD
NeoGeo
NeoGeo Pocket Color
NES (Nintendo)
Nintendo 64
Nintendo 64DD
Nuon O

Odyssey
Odyssey^2
Online-Only/Web
Oric 1/Atmos
OS/2 P

Palm OS
PC
PC-FX
Pinball
Playdia
PlayStation
PlayStation 2
PlayStation 3
Pocket PC
PSP (Sony PSP) R

RCA Studio II
Redemption
Revolution T

Tandy Color Computer
Turbo CD
TurboGrafx-16 U

Unix/Linux Console V

Vectrex
VIC-20
VirtualBoy X

Xbox
Xbox 360

2008年1月2日星期三


Serikat Yesus (Latin: Societas Iesu), biasa dikenal dengan Yesuit atau Jesuit adalah ordo Gereja Katolik Roma. Serikat ini didirikan pada tahun 1534 oleh sekelompok mahasiswa pascasarjana dari Universitas Paris yang merupakan teman-teman Iñigo López de Loyola (Ignatius Loyola). Mereka bersumpah untuk melanjutkan persahabatan mereka setelah mereka selesai studi, hidup dalam kemiskinan sesuai Injil dan pergi melaksanakan misi di Yerusalem. Mereka menyebut diri mereka amigos en el Señor — sahabat-sahabat di dalam Tuhan.

Dasar
Pada 15 Agustus 1534, Ignatius dan enam murid lainnya (Fransiskus Xaverius, Alfonso Salmeron, James Lainez, dan Nicholas Bobadilla, semuanya orang Spanyol, Peter Faber dari Prancis dan Simon Rodrigues, orang Portugis) bertemu di Montmartre di luar Paris, kemungkinan dekat Kapel St. Denys, Rue Antoinette, di masa kini. Mereka mendirikan Serikat Yesus untuk "melaksanakan pelayanan dan misi di Yerusalem, atau untuk pergi ke mana pun juga tanpa bertanya, mengikuti perintah Paus."
Pada 1537 mereka pergi ke Italia untuk mendapatkan persetujuan Paus atas ordo mereka. Paus Paulus III memberikan mereka persetujuan dan mengijinkan mereka untuk ditahbiskan menjadi pastor dalam Gereja Katolik. Mereka menerima tahbisan di Venesia oleh Uskup Arbe (24 Juni). Mereka mengabdikan diri untuk menyebarkan agama Katolik dan kerja amal di Italia, karena rencana perjalanan mereka ke Yerusalem terhalang oleh pecahnya kembali perang antara kaisar, Venesia, Paus, dan Kerajaan Ottoman.
Bersama Faber dan Lainez, Ignatius pergi ke Roma pada Oktober 1538, untuk mendapatkan persetujuan Paus atas konstitusi ordo baru tersebut. Sebuah dewan Kardinal memberikan laporan yang positif bagi usul konstitusi yang diajukan, dan Paus Paulus III mengukuhkan ordo ini melalui bula kepausan bull Regimini militantis (27 September 1540), tetapi membatasi jumlah anggotanya 60 orang. Batasan ini dihapuskan melalui bula Injunctum nobis (14 Maret 1543). Ignatius dipilih menjadi pemimpin umumnya yang pertama. Dia mengirim para sahabatnya sebagai misionaris ke seluruh Eropa untuk mendirikan sekolah, kolese, dan seminari.
Ignatius menulis Konstitusi Serikat Yesus yang disahkan pada 1554. Konstitusi ini menciptakan organisasi dengan kepemimpinan tunggal dan menetapkan penyangkalan diri dan ketaatan mutlak kepada Paus dan para pemimpinnya (superior), (perinde ac cadaver, "disiplin tinggi seperti mayat" seperti yang ditulis Ignatius). Prinsip utamanya menjadi Motto Yesuit: Ad Maiorem Dei Gloriam ("demi kemuliaan Allah yang lebih besar").

Serikat Yesus Karya awal
Serikat Yesus didirikan bertepatan dengan Reformasi Katolik (Kontra-Reformasi), gerakan dalam Gereja Katolik yang ditujukan untuk melawan Reformasi Protestan (yang ajarannya menyebar ke seluruh Eropa yang beragama Katolik). Mereka melaksanakan ketaatan total kepada Kitab Suci dan doktrin Katolik, Ignatius sendiri mengumumkan:
"Saya percaya bahwa putih yang saya lihat adalah hitam bila hirarki Gereja mendefinisikan begitu."
Ignatius dan para Yesuit pengikutnya percaya bahwa pembaruan Gereja harus dimulai dengan pertobatan hati. Salah satu sarana utama untuk menghasilkannya adalah Latihan Rohani yang disebut retret Ignatian. Selama empat minggu dalam kebisuan orang menjalani meditasi terpimpin mengenai hidup Kristus. Pada masa itu, mereka secara teratur bertemu dengan seorang pengarah rohani yang menolong mereka memahami panggilan atau pesan Tuhan melalui meditasi mereka. Retret ini mengikuti pola Penyucian-Pencerahan-Kesatuan sesuai dengan tradisi mistik Yohanes Kasianus dan para Bapa Padang Pasir. Ignatius menciptakan inovasi yang membuat mistisisme kontemplatif ini bisa diikuti oleh semua orang, dan menggunakannya sebagai sarana membangun kembali kehidupan rohani Gereja.
Yesuit juga mendirikan banyak sekolah, yang menarik anak para elit karena metode pengajaran mereka yang maju dan moral yang tinggi. Sekolah Yesuit memainkan peranan penting dalam memenangkan beberapa negara Eropa kembali ke Katolik, setelah beberapa lama didominasi oleh Protestan, terutama Polandia.
Sesuai dengan tradisi Katolik Roma, mereka mengajarkan penggunaan upacara dan dekorasi di dalam ritual dan devosi Katolik. Karena itu, banyak Yesuit perdana yang menonjol dalam seni visual dan pertunjukan maupun dalam musik.
Kaum Yesuit berhasil mendapatkan pengaruh yang menonjol pada Periode Modern Awal karena para imam Yesuit sering bertindak sebagai "konfesor" raja-raja pada masa itu. Mereka juga berperan penting dalam Reformasi-Katolik dan dalam berbagai misi Katolik karena struktur mereka yang kendur (tanpa harus tinggal dalam suatu komunitas, melakukan "doa ofisi" bersama, dan lain-lain) membuat mereka lebih fleksibel untuk memenuhi kebutuhan orang-orang pada masa itu.

Periode kesulitan
Lihat artikel Penekanan Yesuit.
Penekanan Yesuit di Portugal, Prancis dan Dua Sisilia, Parma dan Spanyol pada 1767 adalah masa sulit bagi pembela serikat ini, Paus Clement XIII. Menyusul keputusan yang ditandatangani oleh Paus Clement XIV pada Juli 1773, Yesuit ditekan di semua negara (kecuali Rusia, karena Ortodoks Rusia menolak mengenal otoritas Paus). Karena jutaan Katolik (termasuk banyak Yesuit) tinggal di Polandia bagian barat dan Kekaisaran Rusia, serikat ini berhasil mempertahankan keberadaannya dan menjalankan pekerjaannya dalam masa penekanan.
Serikat ini dipulihkan kembali oleh Roma pada 1814, lalu terjadilah pertumbuhan yang luar biasa seperti yang diperlihatkan oleh begitu banyaknya kolese dan universitas Yesuit yang didirikan. Meskipun banyak dipertanyakan, kaum Yesuit biasanya mendukung otoritas kepausan dalam Gereja dan beberapa anggotanya terkait dengan gerakan Ultramontanis dan deklarasi Infalibilitas Paus pada 1870.

Serikat Yesus Yesuit di Masa Kini
Yesuit di masa kini merupakan ordo keagamaan terbesar di Gereja Katolik. Anggotanya lebih dari 20.000 orang dan melayani di 112 negara di enam benua. Pemimpin Umum Yesuit saat ini adalah Peter Hans Kolvenbach. Ciri pelayanan Serikat Yesus adalah bidang misi, hak asasi manusia, keadilan sosial, dan terutama sekali, pendidikan tinggi. Serikat Yesus menyelenggarakan kolese dan universitas di berbagai negara dan di seluruh dunia, seperti Filipina, India, dan Indonesia. Di Amerika Serikat, Yesuit mengelola lebih dari 50 kolese, universitas, dan sekolah menengah.

Yesuit di Indonesia
Karya Yesuit di Indonesia diawali dengan karya Santo Fransiskus Xaverius dan beberapa imam lainnya di Maluku sejak pertengahan abad ke-16. Tetapi karena perseteruan Portugal dan Spanyol, karya Yesuit ditarik pada pertengahan abad ke-17.
Pada tahun 1859 Van den Elzen, SJ dan J. Palinckx, SJ tiba di Indonesia, dan memulai kembali karya Yesuit di Indonesia. Pada tahun 1893 W.J. Staal, SJ ditugaskan sebagai Vikaris Apostolik yang berkedudukan di Batavia.
Pada 14 Desember 1904, Van Lith, SJ membaptis 171 orang di Sendangsono, Muntilan, Jawa Tengah, setelah sebelumnya 4 orang dari desa Kalibawang dibaptis pada tanggal 20 Mei 1904. Van Lith juga membangun sekolah seminari menengah di Muntilan. Seminari ini akhirnya menghasilkan para imam Yesuit pertama dari Indonesia yang ditahbiskan antara tahun 1926–1928 yaitu F.X. Satiman, SJ, A. Djajasepoetra, SJ, dan Albertus Soegijapranata, SJ. Dengan keputusan Paus Pius XII pada tanggal 1 Agustus 1940 Vikariat Apostolik Semarang didirikan, dengan uskup pertamanya Albertus Soegijapranata, SJ, sebagai uskup pribumi Indonesia pertama. Seorang imam diosesan, Justinus Darmojuwono, Pr. kemudian menggantikannya sebagai Uskup Agung Semarang sejak 1964 dan kemudian diangkat menjadi kardinal pertama dari Indonesia pada 26 Juni 1967. Justinus Darmojuwono kemudian digantikan oleh Julius Darmaatmadja, SJ sebagai uskup agung Semarang dan kemudian menjadi uskup agung Jakarta dan diangkat sebagai kardinal kedua dari Indonesia.
Dewasa ini karya Yesuit tersebar di 7 keuskupan sebagai berikut:

Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Semarang
Keuskupan Malang
Keuskupan Agung Medan
Keuskupan Jayapura
Keuskupan Manokwari - Sorong Beberapa Yesuit Indonesia yang terkenal

Franciscus Georgius Josephus van Lith, seorang misionaris yang berkarya di Jawa Tengah
Albertus Soegijapranata, Uskup Indonesia pertama dan pahlawan nasional Indonesia
Julius Darmaatmadja, kardinal Indonesia
Nicolaus Driyarkara, tokoh pendidikan Indonesia dan guru besar filsafat
Josephus Ignatius Gerardus Maria Drost, tokoh pendidikan Indonesia
Petrus Josephus Zoetmulder, pakar Sastra Jawa
Leo Soekoto, Uskup Agung Jakarta
Franz Magnis-Suseno, budayawan Indonesia dan filsuf
Ignatius Sandyawan Sumardi, aktivis kemanusiaan
Ignatius Kuntara Wiryamartana, pakar Sastra Jawa dan budayawan
John Dijkstra, pakar ekonomi kerakyatan
Dick Hartoko, budayawan
Gabriel Posenti Sindhunata, budayawan
Mudji Sutrisno, budayawan
B. Herry-Priyono, sosiolog dan ahli ekonomi politik globalisasi